Pembiasaan Sikap Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun di SDN 03 Sontas

Published: Sunday, 31 January 2021

 

SalamArtikel Aksi nyata

Pembiasaan Sikap Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun di SDN 03 Sontas

 

 

  • Latar Belakang

Untukphoto 2021 01 31 15 58 26 menciptakan suasana lingkungan pembelajaran yang  nyaman, aman, tentram  perlu adanya sikap saling menghormati, menghargai, diantara semua pemangku kepentingan yang berada dilingkungan tersebut. Tidak terlepas dari itu semua, maka sebagai guru sikap senyum, sapa, salam, sopan, dan santun harus ditanamkan di lingkungan sekolah sehingga Salamtercipta hubungan baik diantara pemangku kepentingan di lingkungan sekolah tersebut.

Begitu juga di SDN 03 Sontas Entikong, perilaku yang menunjukkan saling menghormati dan menghargai harus selalu di tanamkan supaya tercipta lingkungan pembelajaran yang nyaman,aman, tentram dan bermakna. SDN 03 Sontas merupakan salah satu sekolah di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, yang siswanya terdiri dari multi kultur suku dan agama, sehingga sikap senyum, salam, sapa, sopan, santun harus dibiasakan kepada semua komunitas di lingkungan SDN 03 Sontas. Sehingga hal ini akan menjadi kebiasaan positif yang adaptif selalu ada dan menjadi ciri khas di Sekolah SDN 03 Sontas.

  • Deskripsi Aksi Nyata yang dilakukan, berikut alasan mengapa melakukan aksi tersebut 

Pembiasaan sikap  senyum, sapa, sopan,santun akan di biasakan kepada seluruh peserta dididk  khususnya kelas lima  dan dewan guru ,karena di lihat dari beberapa siswa sikap senyum, sapa, salam, sopan dan santun belum terlaksana dengan baik khususnya bagi peserta didik, mereka masih terlihat cuek saat bertemu dengan para gurunya , maka sebagai guru pembiasaan positif harus selalu di tananamkan kepada siswa agar nantinya menjadi pembiasaan yang baik.

  • Hasil dari Aksi Nyata yang dilakukan 

Setelah aksi nyata ini di lakukan maka hasil yang akan di harapakan akan tercipta lingkungan pembelajaran yang kondusif aman, nyaman, tentram dan damai, sehinggakan akan terwujud sikap saling asah, asih, asuh di lingkungan SDN 03 Sontas, sudah terlihat sikap siswa yang selalu menyapa gurunya saat bertemu dengan guru maupun kawan sejawatnya, baik dilingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

  • Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan

Pada kegiatan ini, ditemukan dua faktor yang bisa menjadi pengetahuan bekal dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya:                         

    - Kegagalan

       Masih terlihat ada beberapa siswa yang belum menyapa gurun maupun kawanya saat bertemu, hal ini karena mereka di rumah juga tidak di biasakan untuk             saling menyapa sesame anggota keluarga.

     - Keberhasilan

       Sebagian besar siswa sudah membiasakan  sikap untuk saling menyapa saat bertemu denganphoto 2021 01 31 15 34 22 kawan sejawatnya                   maupun gurunya, di lingkungan keluarganya juga sudah terbiasa di tanamakan untuk saling menyapa.

  • Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang

Untuk perbaikan di masa depan sebagai seorang guru akan selalu mengingatkan siswa untuk membiasakan sikap ramah, senyum, sapa, sopan, santun, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat, guru akan selalu menginggatkan siswa jika mereka lupa dengan kebiasaan positif tersebut, sekedar informasi bahwa penulis merupakan Calon Guru Penggerak dari Kabupaten Sanggau angkatan pertama, dan penulis merupakan tenaga pengajar aktif di SDN 03 Sontas Entikong.

saya

Membentuk karakter melalui proses belajar, proses belajar membentuk mindset, belajar dan belajar, tidak ada kegagalan yang timbul akibatĀ  belajar, tetap belajar dari orang yang telah sukses.